Rumah Baca “Teratai” adalah perpustakaan kampung yang didirikan secara swadaya masyarakat dan di kelola sepenuhnya oleh masyarakat. Bantuan yang selama ini kami terima berasal dari kekuatan pertemanan atau dengan kata lain dari individu atau personal yang peduli akan pergerakan yang sedang kami laksanakan di dalam mencerdaskan kehidupan bermasyarakat. Bantuan yang kami terima selama ini berupa buku buku, peralatan edukasi untuk anak, material untuk pembenahan lokasi, peralatan penunjang kegiatan rumah baca, dana yang kami gunakan untuk membenahi tempat untuk perpustakaan agar layak digunakan dan untuk pelaksanaan program kegiatan rumah baca, dan lain lain.

Hingga saat ini, koleksi buku yang dimiliki Rumah Baca sebanyak 1.000 (seribu) eksemplar lebih. Buku buku yang dimiliki rumah baca berasal dari sumbangan dari beberapa personal yang peduli akan fungsi perpustakaan kampung bagi masyarakat. Bantuan buku buku yang diterima oleh rumah baca tidak hanya berasal dari kota solo dan sekitarnya tetapi juga dari seluruh Indonesia, bahkan bantuan dari luar negri pun pernah kami terima.

Koleksi buku buku yang dimiliki oleh rumah baca kami kategorikan sebagai berikut: komputer, pariwisata, novel, majalah, fotografi, rohani, sejarah, sosial budaya, sosial politik, sastra, inspiratif, hukum, ekonomi, motivasi, anak, sains, bisnis, majalah anak, psikologi dan lain sebagainya. Untuk seluruh koleksi buku yang kami miliki ini tidak semuanya bisa kami taruh di rak buku dikarenakan keterbatasan ruang yang kami gunakan sebagai perpustakaan. Saat ini luas ruang yang kami gunakan seluas 1×2.5 meter, yang merupakan bekas ruang pos ronda yang sudah lama tidak terpakai.

Jumlah keanggotaan Rumah Baca “Teratai” kampung Sangkrah Solo yang tercatat di buku anggota sebanyak 241 orang. Dari jumlah tersebut, 75 % usia anak anak, selebihnya usia remaja dan dewasa.

Selain koleksi buku sebanyak 1.000 eksemplar lebih, Rumah Baca “Teratai” kampung Sangkrah juga memiliki fasilitas penunjang kegiatan yaitu koneksi internet gratis, komputer, peralatan musik akustik, peralatan edukasi untuk anak dan televisi siaran tv kabel sebagai media edukasi audio visual.

Dalam rangka menuju kemandirian, Rumah Baca “Teratai” kampung Sangkrah memiliki bidang usaha pelayanan pembayaran online warga masyarakat, dari seluruh keuntungan yang di dapat untuk menutup biaya operasional rumah baca seperti program kegiatan pelatihan, beban listrik rumah baca, beban koneksi internet rumah baca dan beban tv kabel rumah baca. Rencana kami ke depan akan membuka bidang usaha yang mengarah kepada keahlian seperti usaha sablon, usaha airbrush dan usaha resin atau fiberglass. Kami berencana juga untuk hasil dari usaha yang akan kami bentuk tersebut akan kami gunakan dana pendidikan anak anak kampung Sangkrah dengan memastikan mereka lulus minimal setingkat SMA, dana kesehatan, dan kegiatan sosial lainnya.

Ke depan kami akan membenahi seluruh sistem administrasi, sistem pembukuan, sistem auditor, sistem perpustakaan, database buku, dan database anggota dengan menggunakan sistem barcode. Untuk sistem komputerisasi ini kami mendapat bantuan pembuatan sistem dari teman teman yang benar benar ahli di bidang ilmu teknologi informasi.

Previous post

Pelatihan Musik Perkusi dari Barang Bekas

Next post

Aksi Sosial Bagi Nasi Bungkus dan Selimut

admin-web