Pada bulan Ramadhan 1435H, Rumah Baca “Teratai” bekerja sama dengan Omah Sinten Surakarta mengadakan acara Kidung Surakartan atau Kidung Sukacita Ramadhan Kerakyatan pada tanggal 18 Juli 2014 bertempat di Omah Sinten Surakarta. Sebuah acara menyambut bulan suci ramadhan 1435H dengan sukacita yang berkonsep kerakyatan. Acara ini di gagas oleh Rumah Baca “Teratai” dengan Gus Candra Malik, seorang sufi ibukota yang berdakwa melalui lagu lagu sufistik dan media sastra yang hingga kini telah menerbitkan 4 buku tentang sufi.

Pada konsep acara Kidung Surakartan ini, Gus Candra Malik berkolaborasi dengan group BGW’SS (Ben Gadon Wae, Sangkrah Solo), sebuah group keroncong yang baru saja mengeluarkan album rekaman. Dengan kolaborasi ini, lagu lagu dari album Kidung Sufi dari Gus Candra Malik diberi sentuhan musik keroncong. Selain menampilkan kolaborasi baru ini, komedian dari kota Yogyakarta memastikan untuk bisa tampil menghibur masyarakat kota Solo di dalam menyambut bulan ramadhan.

Pada pukul 16.30 WIB acara dibuka oleh group keroncong BGW’SS dengan membawakan lagu lagu dari album rekaman mereka yang terbaru. Setelah selesai  4 lagu dinyanyikan oleh group keroncong BGW’SS, acara dilanjutkan dengan pembacaan kata sambutan Bapak Walikota Surakarta oleh Bapak Radik Karyanto (kepala UPTD Arsip dan Perpustakaan Daerah Surakarta).

Acara dilanjutkan dengan lagu lagu sufistik dari album Kidung Sufi, album sufi dari Gus Candra Malik yang di keroncongkan. Kolaborasi yang sangat apik diantara dua group yang baru saja bertemu pada hari itu juga namun mampu menampilkan harmonisasi nada yang sangat enak di dengar. Acara sempat di selingi oleh candaan candaan humor segar dari komedian asal kota Yogyakarta, mas Anang Batas. Seketika suasana menjadi cair dan penuh dengan gelak tawa dari pengunjung yang hadir di sore itu. Mas Anang Batas ini adalah salah satu dedengkot komedi stand up comedi di yogyakarta.

Menjelang adzan maghrib acara berhenti sejenak untuk memberikan waktu bagi pengisi acara dan hadirin yang datang untuk berbuka bersama. Omah Sinten memberikan takjil gratis kepada seluruh pengunjung yang hadir. Takjil jenang ini merupakan sudah menjadi tradisi dari Omah Sinten untuk dibagikan kepada masyarakat umum secara gratis selama bulan ramadhan. Pada kesempatan berbuka ini, Rumah Baca “Teratai” juga membagikan nasi bungkus kepada seluruh hadirin yang hadir.

Sekiranya waktu berbuka dirasakan cukup, maka acara dilanjutkan kembali oleh Gus Candra Malik yang menyanyikan beberapa lagu dengan disertai tarian sufi Whirling Dance. Menjelang pukul 18.30 WIB acara selesai.

Kami merencanakan acara ramadhan ini atau Kidung Surakartan ini akan kami adakan rutin setiap bulan ramadhan tiap tahunnya. Kami masih tetap bekerja sama dengan pihak Omah Sinten yang menyediakan tempat untuk acara ini dapat terselenggara.

Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran acara Kidung Surakartan ini dengan baik. Terima kasih kami terutama kami tujukan kepada Omah Sinten Heritage Hotel and Resto, ibu Lea Omah Sinten Solo, bapak Slamet Omah Sinten Solo, Javaholic Record, Gus Candra Malik dan Band Minlandunka, Anang Batas, group Keroncong BGW’SS, bapak Radik Karyanto, bapak Abu Bakar Aidid dan santri santri pesantren Asy-Syahadah, bapak Wahyuri, warga kampung Dadapsari Sangkrah Solo, dan beberapa pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Kami ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya. Semoga Tuhan Allah kita menyertai setiap langkah yang kita buat. Amin.

Terima Kasih.

.

Previous post

Nonton bareng film anak dan pembagian gizi untuk anak

Next post

Teater Anak Semut Abang

admin-web