Rumah Baca “Teratai” selain memiliki koleksi buku yang jumlahnya kini lebih dari seribu buku, kami juga memiliki permainan edukasi atau yang mendidik untuk usia anak anak seperti balok pasang, balok huruf, balok angka, puzle, balok warna, balok gambar hewan, papan catur, dan lain lain.

Hingga saat ini rumah baca telah memiliki lebih dari 40 lebih permainan edukasi untuk anak anak. Permainan edukasi ini adalah sumbangan dari teman teman yang tersebar dari penjuru dunia. Bantuan permainan edukasi anak ini tidak hanya datang dari dalam kota Solo tapi juga dari beberapa teman yang berada dari luar kota Solo. Pada awal berdirinya Rumah Baca “Teratai” kampung Sangkrah, kami mendapat bantuan spontanitas dari Ibu Ira Hassa Makasar Sulawesi Selatan berupa uang untuk rumah baca, ketika untuk pertama kali saya upload di media Facebook dan ketika bu Ira melihatnya terdorong untuk spontan membantu gerakan mendirikan rumah baca ini. Kami sadari kebutuhan yang kami butuhkan pada awal berdirinya rumah baca tidak hanya buku buku untuk anak tapi juga berupa permainan yang mendidik untuk anak anak, maka bantuan dari Ibu Ira ini kami belikan permainan edukasi untuk anak.

Teman kita dari Yogyakarta (tidak mau disebutkan namanya) juga memberikan bantuan untuk kebutuhan bahan edukasi untuk anak anak seperti buku buku, permainan puzzle, video anak dan lain lain. Ada juga yang menggerakkan teman temannya satu kota seperti mas Budi Susilo menggerakkan teman teman yang berada di kota Yogyakarta dan sekitarnya untuk mengumpulkan buku buku untuk anak anak dan permainan edukasi. Gus Candra Malik dari Depok Jakarta, seorang budayawan sufi menyisihkan buku buku dan permainan edukasi anaknya untuk diserahkan kepada rumah baca.

rumah-baca-sangkrah-kidung-surakartan-thumb

 

Beberapa waktu yang lalu kami mendapat kunjungan kejutan dari mbak Kristyaningsih Jennings, yang suaminya orang bule Oregon USA, yang datang langsung dari USA ke rumah baca kampung Sangkrah bersama putranya menyerahkan bantuan langsung berupa buku buku anak dan permainan edukasi. Dan beberapa bantuan lainnya yang belum sempat kami rekam siapa saja yang telah membantu kami khususnya untuk permainan edukasi untuk anak anak.

Kendala yang kami hadapi saat ini adalah, karna ruangan Rumah Baca “Teratai” kampung Sangkrah yang begitu kecil dan sempit ternyata memberikan kendala tersendiri di dalam proses penyimpanan dan perawatan untuk permainan anak anak. Seperti permainan puzzle ada beberapa bagian dari puzzle nya hilang, terkadang dalam kondisi yang tidak komplit demikian masih dibuat main oleh anak anak. Ada beberapa balok kayu dari salah satu permainan yang juga hilang entah dimana. Permasalahan terbesar ketika serombongan anak anak datang dan main seketika ruangan rumah baca penuh sesak, tidak serta merta kami bisa mengawasi mereka bermain. Terkadang ada beberapa anak yang entah usilnya membawa bagian dari permainan edukasi tersebut.

Ke depan kami berencana akan membangun tingkat rumah baca agar kami mendapatkan ruang untuk berkegiatan. Banyak hal pada saat ini kegiatan kegiatan yang kami buat terpaksa belum bisa kami laksanakan karna keterbatasan ruang. Semoga apa yang menjadi cita cita kami untuk memiliki ruangan sendiri dapat terwujud di masa depan.

Previous post

Pelatihan Musik Vocal

Next post

Peralatan Musik Akustik

admin-web